Pemuda Yatim Piatu di Pangandaran Ini Terima Bantuan dari Wagub Jabar

Pemuda Yatim Piatu di Pangandaran Ini Terima Bantuan dari Wagub Jabar

BERITA PANGANDARAN.ruber.id – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengunjugi seorang pemuda yatim piatu di Kabupaten Pangandaran.

Didampingi Jabar Quick Response, panglima santri ini mendatangi pemuda asal Pangandaran, yakni Muhamad Kholik, 18, Minggu 28 Agustus 2022.

Bukan tanpa alasan, Uu mendatangi salah seorang warga Dusun Sindangsari, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang ini atas perintah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Melalui Uu, Muhamad Kholik mendapatkan bantuan kemanusiaan dari Ridwan Kamil sebesar Rp10 juta. Karena memiliki hobi dan karya di bidang kesenian tradisional, yakni kuda lumping.

Uu menyampaikan, pihaknya mewakili Gubernur Jawa Barat untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berkarya dan berjasa dalam bidang apa pun.

Baca juga:  Kepadatan Kendaraan di Pantai Pangandaran Berhasil Diurai

“Jasa (Kholik) memiliki grup kesenian. Sudah menjadi ahli kesenian (kuda lumping), dia juga mengajarkan kembali kepada orang lain. Ada yang paling bagus, dia selalu menyisihkan uang hasil pentasnya untuk kegiatan sosial,” kata Uu.

Uu menyebutkan, terkadang orang jika mendapatkan uang atau pun rejeki, lupa dengan orang yang ada di sekitar lingkungannya atau tidak memiliki jiwa sosial.

“Tapi Kholik ini beda, ada jiwa sosialnya dan ini perlu di contoh oleh kita semua,” sebutnya.

Sementara itu, Kholik mengaku, dirinya memiliki rombongan atau grup kesenian kuda lumping sendiri awalnya karena hobi dan sering melatih teman sebayanya.

“Sering banyak melatih teman-teman, waktu itu masih usia 16 tahun. Saya kepikiran ingin membuat grup seni kuda lumping, kombinasi Sekar Pujangga. Dan alhamdulilah, sampai sekarang sudah berjalan dua tahun,” kata Kholik.

Baca juga:  Hotel dan Restoran di Pangandaran Gunakan Air Bawah Tanah, Pemkab Kaji Penarikan Pajak

Sepanjang dua tahun berjalan, kata Kholik, grupnya sudah cukup banyak mendapatkan job atau panggilan. Seperti di tempat hajatan maupun di event-event lainnya.

“Kalau berbicara tarif jasa, sehari semalam Rp7 juta. Dengan pasang harga segitu sepertinya sudah cukup murah, karena kesenian kuda lumping kita banyak personelnya,” terangnya.

Selain untuk membayar sewa gamelan dan personel, kata Kholik, ia biasa menyisihkan uang hasil pentasnya untuk diberikan kepada anak yatim piatu.