Kasus Kecelakaan Harley Davidson di Pangandaran Naik ke Tingkat Penyidikan

kecelakaan harley davidson
Polisi sedang melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) kecelakaan lalu lintas Harley Davidson di Jalan Raya Banjar-Pangandaran. Tepatnya di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang. ist

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua bocah kembar tewas di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, yang tertabrak Motor Gede (Moge) Harley Davidson masuk ke tahap penyidikan.

Kasat Lalu Lintas (Lantas) Polres Ciamis AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan, kasus kecelakaan di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, pada Sabtu (kemarin) sudah masuk proses pemeriksaan.

“Hari ini anggota kami sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Status kecelakaan Harley Davidson ini naik ke tingkat penyidikan,” kata Zanuar, Senin (14/3/2022).

Selain menggelar olah TKP, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dari pihak keluarga, warga setempat, termasuk dari dua pengendara (biker) Harley Davidson.

Baca juga:  Program Tempat Pengelolaan Sampah Diterima Dua Desa di Pangandaran

“Proses pemeriksaan saksi-saksi dilakukan di Polsek Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Untuk barang bukti dua unit moge itu sudah kami terima, ada di Mapolres Ciamis,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, dua bocah kembar tewas setelah tertabrak Moge jenis Harley Davidson di Jalan Raya Banjar-Pangandaran.

Tepatnya di Dusun Kedungpalungpung Rt001/Rw004, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, sekitar jam 13.00 WIB.

Dua bocah kembar itu adalah Hasan dan Husen usia 8 tahun. Keduanya masih duduk di bangku kls 1 SDN 3 Tunggilis.

Hasan dan Husen merupakan warga Dusun Babakansari Rt3/Rw5, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Editor: R002