Krisna Aji, Atlet Catur Pangandaran Sumbang Emas di Ajang O2SN Jenjang Pendidikan Khusus Tingkat Nasional

BERITA PANGANDARAN.ruber.id – Krisna Aji, 19, atlet catur asal Kabupaten Pangandaran berhasil menyumbang emas untuk Jawa Barat di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang pendidikan khusus tingkat nasional yang berlangsung di Kabupaten Bogor.

Siswa SLB BC Bina Harapan Pangandaran ini, meraih poin sempurna setelah menang mutlak pada 5 babak yang dipertandingkan dan menyisihkan 28 pecatur lainnnya.

Untuk babak pertama, Krisna menang menghadapi atlet dari Provinsi Aceh. Selanjutnya menghadapi pecatur dari Kalimantan Utara, Jawa Tengah, Jambi dan pada babak kelima kembali meraih kemenangan menghadapi pecatur dari Jawa Timur.

Guru pembimbing Krisna Aji, Eko Wibowo mengaku bangga atas prestasi anak didiknya yang telah mengharumkan Kabupaten Pangandaran dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional.

Baca juga:  Tim Gabungan Sidak Bakul Ikan di Pangandaran, DKPKP Sebut Ada Kebocoran PAD 70%

“Untuk cabang olahraga (cabor) catur pertandingan menggunakan sistem swiss manager 5 babak yang diikuti 28 atlet/provinsi. Waktu pikir masing-masing peserta adalah 60 menit sampai dengan selesai. Tanpa increment,” kata Eko, Rabu 13 September 2023.

Menurutnya, pada pertandingan catur standar ini, persaingannya sangat ketat. Pasalnya, tidak dipisahkan antara atlet katagori B1 dan B2.

“Mereka adalah pecatur pelajar tunanetra terbaik di masing-masing provinsi. Alhamdulillah anak didik kami dapat mempersembahkan hasil terbaik untuk Jawa Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Krisna Aji mengatakan, untuk menghadapi event tingkat nasional ini hanya melakukan persiapan latihan yang rutin seperti biasanya.

“Kalau saya memang suka catur. Ada atau tidak ada event tetap berlatih untuk mengasah kemampuan serta menemukan taktik dan ilmu baru,” kata Krisna.

Baca juga:  Ada Hotel Buang Limbah ke Pantai Pangandaran, Pengusaha Diminta Perbaiki IPAL

Menurutnya, ajang O2SN ini merupakan moment berharga untuk diikuti. Karena hanya diperuntukkan bagi pelajar. Dan belum tentu atlet yang saat ini bertanding akan mengalami ajang O2SN berikutnya.

“Alhamdulilah saya bisa meraih emas pada O2SN tahun ini. Prestasi ini saya persembahkan untuk orang tua, pelatih, sekolah, Kabupaten Pangandaran dan Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.