Bupati Pangandaran Masuk Kategori 23 Tokoh Terbaik Penggerak Koperasi

penggerak koperasi
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, penggerak sekaligus Ketua KUD Minasari.

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata meraih penghargaan sebagai penggerak koperasi terbaik dari Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Penghargaan diserahkan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 75 tahun 2022 di Stadion Utama Kebondalem, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kiprah Jeje Wiradinata sebagai penggerak dalam membangkitkan dan mengembangkan koperasi telah teruji keberhasilannya.

Salah satu koperasi yang dipimpin Jeje adalah Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Jeje berhasil menorehkan prestasi membanggakan, menjadi wadah jual beli komoditas perikanan hingga merintis bisnis minimarket dan restoran.

“Saya berani masuk di KUD Minasari menjadi ketua karena merasa prihatin hampir bangkrut pada tahun 2012 silam,” kata Jeje, Senin (25/7/2022).

Baca juga:  Polisi Pastikan Proses Hukum Kecelakaan Maut di Pangandaran Berlanjut

Jeje menceritakan, saat itu nelayan mengeluh harga ikan anjlok karena tidak berfungsinya Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Bahkan utang koperasi sangat besar sampai tidak memiliki timbangan.

“Dulu dapat bantuan dana aspirasi dari anggota DPRD Ciamis dan DPRD Jawa Barat, total sebesar Rp150 juta untuk operasional. Dan itu saya kelola untuk membenahi manajemen,” tuturnya.

Setelah manajemen sehat, kata Jeje, nelayan kembali menjual ikan ke TPI. Namun, dirinya malah banyak dimusuhi oleh pengepul hasil tangkapan ikan ilegal.

Hingga dibujuk akan dapat komisi jika nelayan bisa bebas jual ikan ke para pengepul ilegal. Namun, dengan penuh ketegasan dan idealisme, Jeje akhirnya menolak semua tawaran kompromi itu. Sehingga KUD Minasari memiliki pendapatan yang sehat.

Baca juga:  Cegah Stunting, Wagub Jabar Uu Anjurkan Ibu Hamil Konsumsi Daun Kelor

“Koperasi ini merupakan pilar ekonomi kerakyatan kemandirian bangsa, yang memiliki nilai falsafah dan ideologi dari ekonomi kerakyatan melalui semangat gotongroyong,” terangnya.

Penulis/Editor: SMF/R002