Jalan Rusak di Kawasan Wisata Pangandaran Ganggu Kenyamanan Pengendara

BERITA PANGANDARAN.ruber.id – Beberapa ruas jalan di kawasan wisata Pantai Pangandaran rusak. Selain itu, akses jalan di sepanjang Pantai Barat berlubang.

Jalan yang rusak dan berlubang tepat di depan Hotel Laut Biru hingga Kantor Balawista Pangandaran.

Kemudian titik lainnya berada di bawah play over dan depan (Nanjung Asri) pusat belanja wisatawan hingga Hotel Krisna.

Apabila turun hujan, jalan rusak tersebut digenangi air hingga menyebabkan kubangan yang cukup tinggi, sekitar 30 cm sampai 50 cm.

Tak sedikit wisatawan maupun warga lokal yang menyayangkan kondisi jalan yang membuat mereka tak nyaman itu.

Pantauan di lapangan, Sabtu 5 November 2022, Pantai Barat Pangandaran sudah dipenuhi wisatawan yang melakukan aktivitas berenang.

Baca juga:  Pangandaran Targetkan 2 Medali Emas pada Cabor Layar di Porprov XIV Jabar

Wisatawan asal Jogja Fahruroji, 31, menyayangkan akses jalan di kawasan wisata membuatnya tak nyaman.

“Harusnya ini menjadi prioritas pembangunan. Kan akses umum, dirasakan banyak orang, harusnya bagus lah,” kata Fahruroji.

Menurutnya, kondisi jalan seperti itu memicu kemacetan di kawasan wisata lantaran para pengendara banyak yang menghindar.

Wisatawan lainnya, Aep, 35, mengatakan, jalan rusak dan berlubang memang tidak sepanjang jalan pantai. Hanya ada beberapa titik saja.

“Tapi bagi kami cukup mengganggu kenyamanan. Apalagi kalau nemu jalan yang berlubang. Kita kan pasti menghindar,” kata Aep.

Jalan Rusak di Sepanjang Pantai Barat Pangandaran Tak Kunjung Diperbaiki

Sementara itu, salah seorang warga Pangandaran Iwan, 45, menyebutkan, bahwa jalan rusak dan berlubang di kawasan wisata Pantai Pangandaran sudah lama tidak diperbaiki.

Baca juga:  Kawin Siri Bisa Mendapatkan Kartu Keluarga

“Awalnya lubang-lubang kecil, tapi kan banyak dilalui pengendara, dikunjungi wisatawan. Harusnya segera diperbaiki,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran Tonton Guntari membenarkan adanya jalan rusak di kawasan wisata Pantai Pangandaran.

“Untuk pemeliharaan jalan itu kami sudah minta ke Dinas Pekerjaan Umum (PU), tapi tak kunjung diperbaiki,” kata Tonton.

Jalan rusak yang paling parah, kata Tonton, berada di depan hotel Villa Kuda. Tak sedikit wisatawan yang jatuh dari motor sewaan itu.

“Kalau lagi ramai juga di sepanjang Pantai Barat menyebabkan kemacetan. Banyak yang menghindari jalan rusak berlubang,” terangnya.