PDI Perjuangan Pangandaran Gelar Lomba Inovasi Berbasis Pangan Lokal

PDI Perjuangan Pangandaran Gelar Lomba Inovasi Berbasis Pangan Lokal

BERITA PANGANDARAN.ruber.id – DPC PDI Perjuangan Pangandaran menggelar lomba inovasi berbasis pangan lokal makanan nonberas di halaman Kantor Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Minggu 18 September 2022.

Bahan baku dasar pangan lokal yang dilombakan tersebut merupakan sumber karbohidrat dan protein, lauk pauk dan makanan bayi di bawah dua tahun.

Ketua DPC PDI Perjuangan Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, perlombaan tersebut sebagai salah satu upaya antisipasi jika kondisi rawan pangan dan implementasi dari ekspedisi Trisakti Bung Karno.

Hasil perlombaan tersebut dimenangkan oleh tiga kelompok kuliner. Yakni Tim TP PKK Kecamatan Cijulang, Kedai Ihsany Desa Karangbenda dan Tim PKK Dusun Karangjaya, Desa Karangbenda.

“Kelompok kuliner pangan lokal yang masuk tiga besar bakal berkompetisi di DPD PDI Perjuangan pada 2 Oktober 2022 mendatang,” kata Jeje.

Baca juga:  Asep Ahmad Maoshul Affandy Sebut Minat Tani di Kalangan Muda Belum Tumbuh

Jeje menuturkan, lomba yang digelar melibatkan tim juri yang independen dari unsur juru masak atau koki dan ahli gizi yang profesional.

“Kriteria penilaian terdiri dari penyajian, citarasa, nilai gizi, inovasi dan proses pengolahan,” tuturnya.

Jeje menyebutkan, ketiga kelompok kuliner pangan lokal tersebut bakal didokumentasikan dalam sebuah buku tata boga.

Pada buku tata boga itu nantinya diuraikan kompetensi keahlian yang mempelajari tentang ilmu terkait dengan seni dalam menyiapkan, memasak dan menghidangkan makanan siap saji.

Lomba yang digelar DPC PDI Perjuangan Pangandaran ini, kata Jeje, terinspirasi dari gagasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

“Bu Mega menegaskan bahwa politik berkaitan dengan urusan rakyat sehari-hari. Maksudnya urusan pangan yang dituangkan dalam buku Resep Makanan Balita dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas,” sebutnya.

Baca juga:  Partisipasi Pemilih Disabilitas di Pangandaran Masih Rendah

Jadi Kumpulan Resep Masakan Asli Jawa Barat

Jeje menyampaikan, hasil resep terbaik pada lomba akan dituangkan ke dalam kumpulan resep masakan asli daerah Jawa Barat.

Nantinya bakal diracik dengan kreasi baru. Mampu memiliki nilai cita rasa, estetika dan kandungan gizi yang tinggi serta nilai ekonomi, sehingga berdampak pada kedaulatan.

“Hasil dari lomba yang dilaksanakan diharapkan dapat memperkaya khasanah kuliner berbasis kearifan lokal Pangandaran.”

“Kalau kuliner pangan lokal ini dikembangkan, bisa mengurangi ketergantungan pada beras dan gandum. Serta meningkatkan gizi keluarga dalam rangka mencegah stunting serta penguatan UMKM,” ucapnya.