Produk UMKM di Pangandaran Mulai Dijual di Toko Swalayan

produk umkm pangandaran
Produk UMKM di Pangandaran mulai dijual di Toko Swalayan.

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran terus mengupayakan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dipasarkan di toko swalayan.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Pangandaran Tedi Garnida mengatakan, beberapa retail yang sudah bekerjasama di antaranya, Alfamart, Yomart dan lain-lain.

“Jadi produk-produk mereka dipajang di toko swalayan untuk membantu pemasaran,” kata Tedi, Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, untuk retail yang jejaringnya sudah nasional, bisa membantu memperluas pemasaran hingga keluar daerah.

“Kita mau ada produk madu dari Pangandaran yang dijual di Bandung dan daerah lainnya,” ujarnya.

Tedi menyebutkan, saat ini pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan toko swalayan (Indomaret). Maka ada pelatihan terlebih dahulu, sebanyak 60 produk sudah ikut serta.

Baca juga:  Tahapan Pemilu Dimulai 14 Juni 2022, KPU Pangandaran Beri Warning Parpol

Nantinya, pihak toko akan memberikan catatan dan juga pelatihan terkait packaging (pengemasan), rasa dan aspek lainya.

“Jadi produknya dikurasi dulu, nantinya ada seleksi, mana yang bisa dipasarkan langsung dan mana yang perlu ada perbaikan-perbaikan,” sebutnya.

Untuk proses pembayaran produk yang terjual, kata Tedi, diharapkan jangan lebih dari dua minggu.

“Kalau dulu kan sampai berbulan-bulan, kami akan minta supaya jangan sampai lebih dari dua minggu,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, dengan adanya kerjasama dengan toko swalayan, penempatan produk UMKM bisa di tempat yang strategis.

“Jadi penempatannya tidak dipojokan. Produk unggulan UMKM Pangandaran merupakan oleh-oleh khas daerah, salah satunya, snack seafood cupa-cupa, snack pakis, madu teuweul, keripik pakis dan rengginang,” kata Jeje.

Baca juga:  Reaksi Pengunjung di Kampung Turis saat Malam Tahun Baru

Jeje berharap produk dalam kemasan seperti beras dan madu bisa laku di pasaran. Sehingga tak ada lagi kata bersaing dengan produk impor dari luar daerah.

“Kalau membeli beras dari produk kemasan UMKM Pangandaran, maka sama dengan membantu kehidupan masyarakat Pangandaran,” sebutnya.

Editor: R002