Revitalisasi Pasar Pananjung Pangandaran Butuh Anggaran Rp80 Miliar

Kondisi Pasar Pananjung Pangandaran. dede/ruber.id

BERITA PANGANDARAN.ruber.id – Revitalisasi Pasar Pananjung membutuhkan anggaran mencapai Rp80 miliar. Pemkab Pangandaran, Jawa Barat pun tengah berupaya mencari anggaran untuk rencana tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Pangandaran Tedi Garnida mengatakan, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi Pasar Pananjung sekitar Rp80 miliar.

“Kami pernah mengajukan proposal ke Pemprov Jawa Barat, tapi hanya Rp15 miliar, itu tidak akan cukup. Lalu ke Kementerian Perdagangan, anggarannya juga terbatas. Kan untuk biaya relokasi saja harus ada Rp6 miliar,” kata Tedi, Jumat 28 Juli 2023.

Menurutnya, jika hal itu dipaksakan untuk dibangun saat ini tidak akan selesai. Kemudian, jika pembangunannya bertahap pun nantinya akan tanggung dan berdampak kepada para pedagang.

Baca juga:  Maraknya Galian C Ilegal di Pangandaran Sebabkan Pendapatan Pajak Minim

Sementara itu, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, revitalisasi Pasar tradisional itu akan diupayakan sebelum masa jabatannya berakhir tahun 2024. Saat ini, pihaknya tengah mencari sumber anggaran.

“Saya sedang bergerak, keliling, supaya pasar bisa dibangun di tahun 2024. Sebelum masa jabatan saya berakhir. Kalau kata Pak Zul (Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan), asalkan tanah pemerintah untuk diusulkan masih bisa, nanti ada tindak lanjutnya,” kata Jeje.

Menurut informasi, sebelumnya Kabupaten Pangandaran akan mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk revitalisasi Pasar Pananjung, bersama Pasar Sehati Manado dan Pasar Borubudur.

Karena saat itu pandemi Covid-19, sehingga hanya satu pasar yang dapat anggaran itu. Saat ini, Pemkab Pangandaran berharap bantuan dari kegiatan Kementerian PU atas rekomendasi dari Kementerian Perdagangan.

Baca juga:  Masa Tenang Pemilu 2024, Petugas 'Bongkar' APK di Pangandaran