Coklat Kita Napak Jagat Pasundan Kolaborasi dengan Seniman Lokal Pangandaran

Coklat Kita Napak Jagat Pasundan Kolaborasi dengan Pelaku Seni Lokal Pangandaran
Perwakilan Coklat Kita Napak Jagat Pasundan Wilayah Banjar, Yadi Mulyadi. R001/ruber.id

BERITA PANGANDARAN.ruber.id – Seniman lokal asal Pangandaran, berkolaborasi dengan Coklat Kita Napak Jagat Pasundan meriahkan Milangkala ke-10 Kabupaten Pangandaran di Lapangan Grand Pangandaran.

Perwakilan Coklat Kita Napak Jagat Pasundan Wilayah Banjar, Yadi Mulyadi mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bentuk kepedulian Coklat Kita Napak Jagat Pasundan kepada seniman di Pangandaran.

“Pagelaran Coklat Kita Napak Jagat Pasundan kembali hadir di Pangandaran setelah 3 tahun lalu pernah di gelar di tempat yang sama,” kata Yadi, Minggu, 30 Oktober 2022.

Spesial Satu Dasawarsa Pangandaran

Coklat Kita Napak Jagat Pasundan, digelar spesial dalam rangka memperingati Milangkala Satu Dasawarsa Kabupaten Pangandaran.

Pagelaran kali ini, Coklat Kita Napak Jagat Pasundan menampilkan karya dari Sanggar dan Paguron yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Baca juga:  Polres Pangandaran Resmikan Kampung Bebas Narkoba di Desa Ciliang Parigi

Kesenian yang ditampilkan antara lain, Lebon Lingkung Seni Jembar Mustika, Sanggar Badud Rukun Sawargi.

Kemudian, Kecapi Rajah Tunggal Padepokan Seni Jenggala Manik, Eok dan Gondang Sanggar Ligar Munggaran.

Lalu, Angklung Benjang Batok Sanggar Angklung Mang Koko, Tarian Kolaborasi Sanggar Algia, dan Sanggar Putra Rengganis, Kendangers Pangandaran.

Beberapa penampilan Napak Jagat Pasundan juga menghadirkan Givani Gumilang, Ega Robot Ethnic Percussion juga Mang Saswi And Friend’s.

“Sanggar dan paguron pada pagelaran Napak Jagat Pasundan di Pangandaran berasal dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran. Yang sudah menjadi keluarga besar Napak Jagat Pasundan karena sudah pernah terlibat di beberapa proses rangkaian tahun-tahun sebelumnya,” tambah Yadi.

Pada tahun 2022 ini, pagelaran Napak Jagat Pasundan jadi spesial dikarenakan khusus dalam rangka memperingati Milangkala Satu Dasawarsa Kabupaten Pangandaran. Yang merupakan, tahun ke-10 dari perjalanan Napak Jagat Pasundan yang telah dimulai sejak tahun 2013.

Baca juga:  Jelang Pemilu 2024, Badiklat DPC PDI Perjuangan Pangandaran Cerdaskan Anggota dan Kader

“Program Napak Jagat Pasundan merupakan salah satu bentuk Bakti Ku Bukti, Coklat Kita terhadap kepedulian akan budaya khususnya untuk budaya Sunda,” jelas Yadi.

Edukasi Duta Napak Jagat Pasundan

Pada gelaran kali ini, Napak Jagat Pasundan tetap memberikan edukasi bersama duta Napak Jagat Pasundan dalam menggarap karya yang akan ditampilkan di pagelaran Napak Jagat Pasundan.

Sebelum menuju pagelaran sanggar dan paguron yang terlibat tetap melakukan latihan bersama untuk mengemas pertunjukan budaya yang lebih apik dan menarik.

Selama latihan dan kolaborasi bersama sanggar dan paguron yang terlibat di dampingi oleh Kang Iman Jimbot, Kang Bob Rian dan Kang Acol yang merupakan Duta Napak Jagat Pasundan.

Baca juga:  DPRD Pangandaran Merespons Baik Ribuan Massa Aksi dari Ampera

Harapan besar dari Coklat Kita dalam gelaran Napak Jagat Pasundan ini, Kabupaten Pangandaran yang kaya akan seni budaya, memiliki banyak sangga dan paguron.

Komunitas penggiat budaya melalui gelaran Napak Jagat Pasundan dapat menjadi momentum untuk sanggar dan paguron, komunitas penggiat budaya serta Masyarakat Pangandaran khususnya untuk bersatu dan melestarikan warisan seni budayanya.

Harapan kedepannya seni Budaya tatar Pasundan bisa selalu bertahan dan tetap kokoh seiring perkembangan zaman.

“Kalau bukan kita yang notabene adalah warga masyarakat daerah, siapa lagi yang akan melestarikan dan mengembangkan aset budaya milik Kita,” ucap Yadi.