Dermaga PPI Batukaras Ambruk, Nelayan Sebut Proyek Tak Jelas

dermaga ppi batukaras
Dermaga PPI Batukaras ambruk. dede/ruber.id

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, senilai Rp1,4 miliar ambruk pada Kamis (24/3/2022).

Kepala Desa Batukaras Hadi Somantri mengatakan, ambruknya dermaga di blok Sanghyangkalang itu diduga pancang atau pondasi bangunan tak kuasa menahan deburan ombak besar.

“Kebetulan sekarang juga sedang musim pasang air laut. Pecahnya ombak itu memang tepat di bangunan dermaga. Panjangnya 300 meter, yang ambruk sekitar 100 meter-an, sudah terkubur pasir,” kata Hadi, Jumat (25/3/2022).

Pekerjaan konstruksi dengan nilai Rp1,4 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu merupakan milik Pemprov Jawa Barat. Yakni Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:  Ini Tujuan Inovasi SOPAN Milik RSUD Pandega Pangandaran

“Teknis di lapangannya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cilautan, Pameungpeuk, Kabupaten Garut,” ujar Hadi.

Hadi menuturkan, keberadaan dermaga yang belum lama rampung ini menjadi pertanyaan banyak warga. Tak sedikit nelayan setempat yang menilai kurang efektif.

“Karena posisinya itu tepat berada di tepian laut lepas. Harusnya dipasang pemecah ombak dulu, seperti di PPI Cikidang, Pantai Timur Pangandaran,” tuturnya.

Di lokasi, salah seorang Nelayan Batukaras Eno, 40, menilai bahwa pembangunan dermaga tersebut tidak jelas peruntukkannya.

“Dulu janjinya mau dibuatkan kolam sama dermaga. Tapi jadinya hanya gitu-gitu saja. Semoga pemerintah memberikan kejelasan terkait proyek ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Pangandaran Lingling Nugraha mengaku, pihaknya tidak mengetahui soal bangunan tersebut.

Baca juga:  Lomba TikTok Meriahkan HUT ke-2 RSUD Pandega Pangandaran

“Kami kurang tahu. Tidak ada koordinasi apa pun. Apalagi saya masih baru menjabat Kepala DPUTRPRKP,” sebutnya.

Penulis/Editor: R002